Minggu, Januari 11, 2009

Wisata Bahari Lamongan-Jawa Timur



Jalur Pantura adalah jalur yg paling ramai, apalagi pada musim libur panjang. Dari jabar sampai Jatim sepanjang kurang lebih 850km (hanya sampai Surabaya loh) cukup melelahkan kalau dilalui menggunakan roda empat. Diperlukan beberapa tempat istirahat yg nyaman.....kalau di tol sudah mulai banyak rest area yg cukup nyaman untuk disinggahi sambil melepas lelah bisa isi bahan bakar dan cari makanan...malah ada yg menyediakan pijat refleksi.
Yg minim tempat nyaman untuk istirahat adalah jalur setelah melewati Semarang...masuk ke kota Tuban pun agak sulit bagi yg tidak terbiasa mengemudi jarak jauh mencari tempat yg cocok buat istirahat. kadang mau berhenti terlalu nanggung...
Masuk kota Tuban (dari Jakarta) untuk menuju Surabaya kita akan menemukan persimpangan, kekanan menuju Surabaya melewati Lamongan-Gresik, sedang lurus kita akan terus menyusuri pantai utara (Pantura) sampai ke pintu tol Surabaya-Gempol pada ruas paling Utara yaitu di Manyar-Gresik.
Nah....sebelum kita memasuki pintu tol Manyar...di wilayah Lamongan akan dijumpai tempat istirahat yg cukup bagus yaitu Wisata Bahari Lamongan (dekat Tanjung Kodok yg sudah kesohor lebih dahulu)
Walau ada didaerah tapi jangan dianggap fasilitasnya kalah dari yg ada dikota-kota besar, bagi yg suka rekreasi di kebun binatang...tak jauh dari WBL ini ada semacam Taman Safari....jadi tinggal nyeberang . Tinggal milih mau rekreasi air atau sekedar cari nenek moyang yg sudah lama tidak ditengok (hahahaha).
Kalau semua diceritain disini gak asik dong....gak bikin penasaran,enaknya kalau sempat ke Jawa Timur ya mampir saja. Untuk perjalanan normal dari Jakarta pk 14 an saya sampai disana pk 05 esok harinya (jadi antara 15-17 jam an perjalanan dengan berhenti isi bahan bakar).

Sabtu, Januari 10, 2009

Annisa Rania Putri


Pro kontra tentang gadis cilik ajaib ini sudah berlangsung sejak lama, tapi saya baru menyaksikan sebagian kehebatannya malam ini di Transtv pada acara Extravaganza.Dari cara meresponse lawan bicara dan begitu fasihnya berbahasa inggris sudah memperlihatkan kelebihannya..tapi itu belumlah cukup.Rasa penasaran sedikit tejawab begitu kita cari dengan Google tentang gadis cilik ini (yg pikirannya jauh lebih dewasa dari anak SMA). 
Hampir sebagian situs yg positip berceritera tentang Annisa Rania Putri dengan nada yang sama....semua hampir seperti copy an....dari sejarah lahir,kelebihan nya yg nampak diusia 2,5th sampai ceramah-ceramah yg dilakukan didepan para petinggi dan akademisi.
Suara-suara sumbang biasanya keluar dari kelompok terbelakang yg berbeda latar belakang dan tidak bisa menerima kenyataan tentang kehebatan gadis kecil ini. Dengan kata lain yg merasa lebih dewasa takut dipecundangi gadis cilik ini dalam kelebihan. Coba saja klik nama Annisa Rania Putri di Google....selanjut nya bisa disimpulkan bagaimana berbagai komentar yg muncul...dan bagaimana pro kontranya tanggapan masing-2 situs.
Selayaknya potensi Annisa Rania Putri ini bisa diukung oleh semua pihak untuk kemajuan bangsa dan negara. Ini potensi yg langka....seharusnya negara bisa mengembangkannya agar bisa berguna bagi semua.

Selasa, Desember 16, 2008

Nadia Saphira




Nadia Saphira (Sony H-10)
Sesekali posting artist...boleh kan,biar gak itu-itu saja.
Foto ini saya ambil saat Nadia dan BCL bersama Ashraf launching Film "Saus Kacang" di Supermal Karawaci.
Kesempatan langka ini memberi saya keberuntungan mengambil foto dan film mereka secara live.
Untuk koleksi foto2 ini bisa dilihat di Multiply saya yg link nya tinggal klik di daftar Blog yg lain.
Posted by Picasa

Kamis, Desember 04, 2008

Plastics & Rubber Indonesia 2008

Tiga tahun terakhir kita ikut meramaikan Exhibition ini.
Dan ini cukup bermanfaat buat reuni teman-teman lama...sekaligus untuk menjajaki perkembangan dunia Industri saat ini. Walau kita tidak full team tetapi cukup buat mewakili teman-teman yg tidak hadir.Booth kita yg sederhana tanpa presentasi mesin tidak mengurangi kemeriahan pengunjung yg sebagian besar teman2 customer dari seluruh Jawa yg sudah cukup akrab seperti saudara.












Kamis, November 20, 2008