Tampilkan postingan dengan label Trip with Abe to BMC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trip with Abe to BMC. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 16, 2008

Kuliner Bandung -2

Bumbu Desa
Ini membahas isi perut lagi (yg banyak maunya)..soal makan yg tak akan pernah habis untuk dibahas.Bandung memang salah satu pusatnya, siapa yg tak mengenal Rumah makan Cianjur,Rumah makan Tempoe Doeloe yg begitu khas nuansa Sundanya…dan macam-macam nama lain yg bertebaran dikota kota besar. Kali ini giliran “Bumbu Desa”tempat kita mampir lunch berame-rame, yg menyajikan suasana khas dengan menu macam2 Gurame yg dimasak dengan rasa yg bisa dipilih: Mau bakar,digoreng diasam manis atau apapun suka-suka kita. Ayam pun bisa aneka bumbu yg tersedia. Juga tak ketinggalan Tahu dan temannya Tempe dibacem atau digoreng. lalapan plus sambelnya yg semua tersaji diatas meja panjang yg tinggal pilih…..puluhan menu yg tinggal tunjuk sambil sedikit bingung kok semuanya menarik ,setelah cukup puas memilih kita langsung cari tempat duduk…tidak lama kemudian datang deh pesanan kita.
Salah satu yg menarik di Bumbu Desa adalah interior ruangannya , perpaduan desain klasik dan modern (sepertinya nuansa tradisional gak kalah hebatnya kalau dikombinasikan dengan disain grafis dan desain interior yg modern…makan jadi sambil terkagum-kagum menikmati keindahan ruangannya..(ndeso…ya?).
Pramusajinya??? Wah tradisional banget men…..dipintu masuknya kita disambut aki-aki dan istrinya yg bener2 diambil dari desa.
Wah….terlalu banyak komentar ya…enaknya pergi sendiri saja kesana.Nikmati sendiri dengan rasa dan karsa masing-masing biar bisa berkomentar sendiri gimana enjoynya makan di Bumbu Desa….

Sabtu, Mei 10, 2008

Kuliner Bandung 1

Tempat makan dengan menu tradisional
Makanan khas tradisional?seperti didesa?
Dengan tempat makan memakai piring seng dan segala penyajian menggunakan kuali,keramba dan ada tungku masak pakai bahan bakar kayu.?
Itulah yg sudah jarang kita jumpai apalagi sejak kita tinggal dikota besar seperti Jakarta….menu dengan lauk ikan asin bakar,cumi asin juga dibakar dengan nasi liwet yg dimasak langsung dengan kayu bakar plus lalapan dan sambel aneka macam ala sunda…wah…wah benar2 suasana maka jaman dulu (waktu masih kere/kata susan). Walau sekarang mungkin masih bisa kita jumpai dipedesaan..atau dipinggiran kota….tapi jangan harap ditemui direstauran.
Tapi kalau ingin menikmati makanan nostalgia jaman masih susah dulu, semuanya serba ndeso dan tradisional….kini bisa dicari di Bandung. Tempatnya tidak jauh dari Gedung Sate…jangan heran kalau saat anda disana untuk makan harus ngantri,apa lagi pas jam makan siang.Semuanya serba ambil sendiri…alias prasmanan. Walau makanan nya khas makanan orang susah,tapi yg datang sebagian besar bermobil …wajah-wajah yg makan juga ada yg bener2 ndeso tapi ada juga wajah orang kaya..suasananya kayak pasar,ramai dan sebagian besar makannya tidak pakai sendok…pakai ceker masing2 (tangan)
Minuman yg free adalah teh anget pakai mug dari seng kayak jaman dulu,tapi kalau ingin cendol atau dawet juga tersedia.
Sayang sekali tidak bisa menceritakan semua yg unik dari tempat makan ini….yg enak sebaiknya datang saja sendiri kesono……..ke Warung “Nasi Bancakan”
Salam…