Rabu, April 23, 2008

Italian Job

Friends,
Ini berbagi pengalaman perjalanan ke Italy, sempat jalan2 ke tempat2 terkenal di Italy yaitu menara miring, Pisa atau kalo orang sono bilang Tore di Pisa makzutnya Menara gereja di kota Pisa. Menara ini jadi fenomenal karena sudah miring segitu kok nggak ambruk(..kalo di Indonesia sudah pasti ambyar karena bahan semennya dikorupsi..) Hampir semua bahan bangunan dari marmer kw1, gunanya supaya tahan cuaca panas maupun dingin. Alhasil, walau udara di luar dingin tapi kalau di dalam gereja pasti anget.. Makanya orang jaman dulu suka sering2 ke gereja, bukan hanya untuk berdoa tapi utamanya menghagatkan badan sambil menikmati ornament di dalam gereja yang biasanya menakjubkan.
Negara Jerman mengklaim punya menara gereja yang kemiringannya melebihi Pisa, tapi karena kurang promosi dan kurang menarik tidak ada yang datang ke sana (..kasihan deh lu..)
Selain itu dalam perjalanan dengan Singapore Airline, sekarang kita dimanjakan dengan hiburan multimedia Film, Radio, Music, Games dan bahkan dengan bermodalkan flash disk kita akan bisa mengerjakan file Word, Excel, Power point, Foto viewer dengan computer di tiap bangku. Atau buka notebook sendiri, soal power supply jangan khawatir, tiap tempat duduk ada colokan 220 v, sehingga perjalanan 12 jam tidak terasa membosankan.
Salam,
Abe

Jumat, April 11, 2008

Sekedar referensi kalau mau tahu perbandingan kecepatan setiap koneksi

The following is compilation of various data transmission rate around us. I roughly converted values in M or Kbps to a more meaningful KB/s or MB/s, and then sorted them by transfer rate from slowest to fastest.

  • HSCSD 3+1: 43.2 Kbps downstream, roughly 4 KB/s
  • GPRS class 8: 57.6 Kbps downstream, roughly 5 KB/s
  • IrDA (typical SIR): 115800 bps, roughly 11 KB/s
  • RS-232 serial port: 115800 bps, roughly 11 KB/s
  • CDMA2000 1xRTT: 144Kbps, roughly 14 KB/s
  • EDGE: 384 Kbps, roughly 38 KB/s
  • UMTS: 384 Kbps, roughly 38 KB/s
  • Bluetooth 1.1: 723 Kbps, roughly 70 KB/s
  • USB 1.1 (slow rate): 1.5 Mbps, roughly 150 KB/s
  • Parallel port (SPP): 150 KB/s
  • ADSL (1 pair half-duplex): 2Mbps (under 5Km length), roughly 200 KB/s
  • CDMA2000 1xEV-DO: 3.1Mbps, roughly 300 KB/s
  • IrDA (typical FIR): 4 Mbps, roughly 400 KB/s
  • Ethernet: 10 Mbps, roughly 1MB/s
  • Parallel port (EPP): 1 MB/s
  • Wifi 802.11b: 11 Mbps, roughly 1.1 MB/s
  • USB 2.0 full speed: 12 Mbps, roughly 1.5 MB/s
  • Parallel port (ECP): 2 MB/s
  • Wifi 802.11g: 54Mbps, roughly 5 MB/s
  • Wifi 802.11a: 54 Mbps, roughly 5 MB/s
  • FastEthernet: 100 Mbps, roughly 10MB/s
  • Firewire 400: 400 Mbps, roughly 40 MB/s
  • USB 2.0 high speed: 480 Mbps, roughly 57 MB/s
  • Firewire 800: 800 Mbps, roughly 80 MB/s

Lapindo_Porong

Saat ini kalau melintas jl.Raya Porong disepanjang rail kereta api akan terlihat pemandangan yg monoton...dari bekas perum TAS sampai hampir mendekati pasar Porong yg terlihat hanya tanggul setinggi sekitar 5meter (mungkin lebih).Saat ini daerah tersebut dijadikan obyek wisata...banyak mobil berplat selain "L" parkir berjajar....sementara pengemudinya dan penumpang lainnya pada ngeluyur disepanjang tanggul.
Parkir mobil sama penduduk setempat dikenai biaya 5ceng...sedang masuk kelokasi bendungan bayar lagi 5ceng....mau yg agak dekat dengan pusat semburan? naik saja ojek yg siap nganter sampai ujung beruk...(istilahnya si Tjhin...). dah itu saja...tapi hati-hati,gas sekarang sudah mulai keluar dari tanah rumah penduduk yg berada dibarat jalan raya Porong. Dan tidak disarankan merokok diwilayah ini.....(wah gimana dengan pak SL yg hobbynya merokok???)

Kamis, April 10, 2008

The Little hakaka of tomorrow



Jadi gemeeesssssssss....
Kalau memperhatikan bocah-bocah ini..
Kalau bapak/ibunya gak gemes ya kebangetan.
Semoga ini bisa jadi kenangan yg takterlupakan sepanjang karier di HKK.
Bagaimanapun mereka lahir dan besar selama kita gabung di Jl.Surya Utama Raya dan diruko yg sejak kita disana kita tak pernah tahu siapa yang punya....
siapa San???????????jawab...hahaha
Trio kwek-kwek nya Hakaka.......................
Mas Ricky ekspresi fotonya kok malu-malu ya.............wah gak bisa jadi peragawan dong.....