Sabtu, November 08, 2008

Ho Chi Minh bukan dalam mimpi


Ho Chi Minh ?Bukan mimpi nih?
 Itulah kesan saya sebagai orang udik yg baru kali ini menginjakkan kaki di negara Vietnam dan dikota paling selatan negara itu yg bernama Ho Chi Minh (dulu sebelum perang bernama Saigon). Tak pernah saya bermimpi suatu saat akan berkunjung kenegara yg saat ini menjadi buah bibir negara lain karena pertumbuhannya industrinya yg menakjubkan....bak perawan yg menjadi inceran banyak negara yg ingin berinvestasi.
    Kesan negara yg masih kurang maju akan sirna kalau kita sudah berkeliling kota Ho Chi Minh, karena segala kemajuan yg kita lihat dinegara lain saat ini sedang terjadi juga disini. Gedung2 yg menjulang tinggi dan Hotel-hotel besar mulai membuka cabang disini..
Bandara Tan Son Nhat sebagai pintu gerbang pertama memasuki Ho Chi Minh akan menyambut kedatangan anda dengan segala kemegahannya dan suasanya yg masih benar-benar baru. Walau tidak sebesar Changi di Singapore tapi sistim yg dipakai dibandara ini tidak ketinggalan jaman dibanding bandara-bandara di Asia Tenggara atau Asean.
   Saya sangat terkesan ketika mendarat sampai keluar bandara begitu cepat...tak ada hambatan sedikitpun walau tetap harus melewati alat deteksi bagasi...petugasnya cukup ramah dan tidak ada kesan angker.
   Hambatan akan kita jumpai kalau kita keluar bandara tidak ada yg jemput, ngomongnya susah bo.....sama deh dengan bandara Shanghai...kalau naik taxi harus punya trik, pakai bahasa nenek moyang atau harus menyiapkan tulisan yg menunjukkan tempat tujuan kita.
(bersambung)


Kamis, Oktober 09, 2008

Tempat Oleh-oleh di Semarang


Bandeng Juwana, Pandanaran - Semarang

Siapa yg tidak kenal Semarang ? kota ditengah pulau Jawa alias Jawa Tengah...tempat melintasnya transportasi dari Timur ke Barat atau dari Barat ke Timur....Baik itu bus,truk,kendaran pribadi maupun Kereta api.
Yang membuat Semarang menarik adalah salah satunya ya lokasinya , dimana orang yg dari daerah Jawa Barat maupun Jawa Timur besar kemungkinan melintas kota ini. Kalau lewat darat akan sangat mudah menjangkau semua tempat menarik yg ada di kota Semarang.
Kalau bepergian biasanya orang tidak lupa membawa oleh2 untuk sanak saudara atau teman yg akan dikunjungi.Tapi kalau sudah sampai Semarang tidak usah khawatir, disini banyak makanan khas yg bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. dan tempat yg umum dan ramai dikunjungi untuk urusan oleh-oleh ini adalah suatu daerah yg namanya Pandanaran. letaknya dekat simpang lima yg terkenal itu. kalau naik mobil dari barat ke timur kita bisa melintas jalan yg membelah kota Semarang dari Krapyak menuju Tugu muda terus ketimur ke arah simpang lima. Sebelum mencapai Simpang Lima kita akan melewati jalan yg banyak mobil luar kota Semarang yg parkir disana...disitulah daerah oleh-oleh Pandanaran.
Disalah satu outlet oleh-oleh ada yg paling populer.....dilihat dari pigora2 yg tergantung didindingnya terlihat bahwa banyak artis2 atau orang2 yg dikenal masyarakat mampir disini. Memang tempatnya lebih besar dari toko2 yg lain....dan lebih komplit item barangnya. Tapi sayangnya berlokasi dekat traffic light jadi siap-siap kecewa kalau sulit cari tempat parkir kalau pada musim liburan. Dimana banyak para pelintas pantura yg bermobil mampir disini .

Rafting Team HKK_Total
























Ini ceritera dari album lama yg baru bisa dimasukan ke Blog, kenangan manis masa dulu bersama sobat kental Raffaelo (Italy), Dirk Bauer (Germany) dengan teman-teman dari Total (Tirtamas_Sukabumi) terjadi di 12 january 2003...
Tidak perlu diceriterakan, dari foto sudah jelas kita sedang rafting disalah satu sungai di daerah Sukabumi dimana pabrik "Total" berlokasi. Yang jelas ceriteranya lebih seru dari beberapa foto yg tertampang disini. Walau penulis tidak ikut joint diacara tersebut tapi mendengar ceriteranya saja sudah bisa membayangkan. Belum lagi ceritera malam yg terjadi di Lido lake tempat si Raff dan Dirk menginap....(Hello Raff, Dirk, pak Sugeng,Pak Eko dan yg lain...sorry we post your story at this blog)

Jumat, Agustus 29, 2008

My Vietnamese friends

Ini asyiknya kerja di Perusahaan Trading...banyak kesempatan tour gratis ke negeri seberang, dan peluang tambah bolo kurowo cukup besar. Gak usah dipikirin soal bahasa..pakai bahasa tarzan oke saja. Yang penting masing2 punya niat buat saling kenal. 
Demikian juga dengan Phan Le Chuong dan Nhien, ini sobat yg kita kenal di Philipines. Berasal dari Vietnam..tapi justru kenalnya di Philipines karena urusan tugas. Sehari-hari kita belajar bagaimana komunikasi yg maksimal dengan kemampuan yg terbatas. Dan ternyata ketemu seminggu sudah cukup buat menyamakan selera. Kemanapun jadi rame bak rombongan lenong.
Banyak ceritera yg bisa saling kita tukar tentang negara dan kebiasaan masing2....dan ini pengetahuan yg bisa dibuat modal kalau berkunjung ke Vietnam kelak.

Minggu, Juli 13, 2008

Masih tentang City of San Fernando, Pampanga














San Fernando adalah salah satu kota di wilayah Pampanga, di Luzon
Utara Philippina. Kota kecil yg cukup berkembang...mirip wilayah Cikarang yg berkembang karena pemekaran industri dan real estate. Tinggal dikota kecil ini tidak terlalu ndeso karena disini mall juga ada...resto2 yg pada umumnya ada dikota besar disini juga ada. Memang tidak seramai Manila....
Di San Fernando kami bertemu teman dari Vietnam dan Taiwan untuk tujuan yg sama yaitu ke customer yg mengundang kita,total tujuh orang kita berkumpul dihotel yg sama . Nantinya kita akan berjumpa lagi di Ho Ci Min (Vietnam) untuk melanjutkan job ini disana....perjalanan panjang yg bisa dibayangkan .
Kami tinggal di Hotel yg sama Gracelane Hotel, sehingga setiap hari mulai breakfast sampai dinner pasti ketemu...akhirnya jadi akrab walau dialek inggrisnya beda.....Dimalam hari kita kumpul diarea sekitar Resto hotel untuk menikmati fasilitas wifi yg free...walau kadang agak menjengkelkan lemotnya (maklum gratis...atau mungkin jaringan disini memang gak stabil).
Hampir dua minggu kerjaan dikeroyok rame-rame...(masing-masing mengerjakan unit yg jadi tanggung jawabnya)
Sampai akhirnya, satu demi satu dari kita harus dieliminasi...pulang kenegara masing-masing..karena volume kerjaan memang sudah tinggal sedikit...tinggal mengawasi kontraktor lokal mengerjakan pekerjaannya sebelum semua unit mesin di shipment.
Terakhir...minggu ketiga, tinggal dua gelintir manusia...satu dari Taiwan (Roy) dan satu nya orang katrok dari Indonesia.......gimana gak katrok masak banyak menu tiap hari kok makannya hanya pakai lauk ikan Bandeng....Hahahahahhahaaaaaa...