Kamis, Oktober 09, 2008

Rafting Team HKK_Total
























Ini ceritera dari album lama yg baru bisa dimasukan ke Blog, kenangan manis masa dulu bersama sobat kental Raffaelo (Italy), Dirk Bauer (Germany) dengan teman-teman dari Total (Tirtamas_Sukabumi) terjadi di 12 january 2003...
Tidak perlu diceriterakan, dari foto sudah jelas kita sedang rafting disalah satu sungai di daerah Sukabumi dimana pabrik "Total" berlokasi. Yang jelas ceriteranya lebih seru dari beberapa foto yg tertampang disini. Walau penulis tidak ikut joint diacara tersebut tapi mendengar ceriteranya saja sudah bisa membayangkan. Belum lagi ceritera malam yg terjadi di Lido lake tempat si Raff dan Dirk menginap....(Hello Raff, Dirk, pak Sugeng,Pak Eko dan yg lain...sorry we post your story at this blog)

Jumat, Agustus 29, 2008

My Vietnamese friends

Ini asyiknya kerja di Perusahaan Trading...banyak kesempatan tour gratis ke negeri seberang, dan peluang tambah bolo kurowo cukup besar. Gak usah dipikirin soal bahasa..pakai bahasa tarzan oke saja. Yang penting masing2 punya niat buat saling kenal. 
Demikian juga dengan Phan Le Chuong dan Nhien, ini sobat yg kita kenal di Philipines. Berasal dari Vietnam..tapi justru kenalnya di Philipines karena urusan tugas. Sehari-hari kita belajar bagaimana komunikasi yg maksimal dengan kemampuan yg terbatas. Dan ternyata ketemu seminggu sudah cukup buat menyamakan selera. Kemanapun jadi rame bak rombongan lenong.
Banyak ceritera yg bisa saling kita tukar tentang negara dan kebiasaan masing2....dan ini pengetahuan yg bisa dibuat modal kalau berkunjung ke Vietnam kelak.

Minggu, Juli 13, 2008

Masih tentang City of San Fernando, Pampanga














San Fernando adalah salah satu kota di wilayah Pampanga, di Luzon
Utara Philippina. Kota kecil yg cukup berkembang...mirip wilayah Cikarang yg berkembang karena pemekaran industri dan real estate. Tinggal dikota kecil ini tidak terlalu ndeso karena disini mall juga ada...resto2 yg pada umumnya ada dikota besar disini juga ada. Memang tidak seramai Manila....
Di San Fernando kami bertemu teman dari Vietnam dan Taiwan untuk tujuan yg sama yaitu ke customer yg mengundang kita,total tujuh orang kita berkumpul dihotel yg sama . Nantinya kita akan berjumpa lagi di Ho Ci Min (Vietnam) untuk melanjutkan job ini disana....perjalanan panjang yg bisa dibayangkan .
Kami tinggal di Hotel yg sama Gracelane Hotel, sehingga setiap hari mulai breakfast sampai dinner pasti ketemu...akhirnya jadi akrab walau dialek inggrisnya beda.....Dimalam hari kita kumpul diarea sekitar Resto hotel untuk menikmati fasilitas wifi yg free...walau kadang agak menjengkelkan lemotnya (maklum gratis...atau mungkin jaringan disini memang gak stabil).
Hampir dua minggu kerjaan dikeroyok rame-rame...(masing-masing mengerjakan unit yg jadi tanggung jawabnya)
Sampai akhirnya, satu demi satu dari kita harus dieliminasi...pulang kenegara masing-masing..karena volume kerjaan memang sudah tinggal sedikit...tinggal mengawasi kontraktor lokal mengerjakan pekerjaannya sebelum semua unit mesin di shipment.
Terakhir...minggu ketiga, tinggal dua gelintir manusia...satu dari Taiwan (Roy) dan satu nya orang katrok dari Indonesia.......gimana gak katrok masak banyak menu tiap hari kok makannya hanya pakai lauk ikan Bandeng....Hahahahahhahaaaaaa...

Minggu, Juni 29, 2008

Masih di City of San Fernando ,Pampanga










Not bad juga kalau bisa cari inspirasi disaat jenuh karena kerjaan belum juga selesai. Ini minggu ketiga...bayangkan traveling gratis nginep berminggu-minggu di hotel apa gak enak. Pakai duwit sendiri mana mungkin???? Itulah sisi positip yg harus dipakai kalau tertimpa nasib baik (padahal gondok nya setengah mampus)
Sejak pagi sudah siap2 ke mall buat cucimata dan cuci dompet...(hahaha) cuma naik Jeepney 16peso sudah nyampai. Jadi banyak ide buat cari ini itu, kapan lagi ngeluyur kayak gini .
Kemarin sudah keliling Clark, bekas base camp Amerika untuk nyerang Vietnam...ternyata gak ada secuilpun pesawat tempur yg ditinggal Amerika disini. Tapi wilayah ini tetap menyisahkan suasana kawasan militer..yg sejak Amerika ngendon disana tak seorangpun warga Philippina boleh masuk. Katanya banyak alat radar canggihnya. Kini kawasan ini jadi pusat Duty free mall
Jalan menuju Clark yg kami lewati saat ini banyak dihuni warga Korea yg saat ini sedang agresif berbisnis disini. Banyak bar-bar,toko swalayan dan perumahan dibangun dengan suasana Korea.
Ini lah komunitas Korea yg menggantikan tentara Amerika yg dulu bermukim disekitar Base camp Clark.
Nah...cerita lain yg menarik disini adalah : wilayah ini (Clark) adalah tak jauh dari pegunungan yg salah satu nya adalah Gunung yg terkenal dulu memuntahkan laharnya yaitu Gn.Pinatubo (Tulisannya salah nggak ya). Menurut cerita teman lokal sini, gunung tersebut meletus karena orang Amerika yg base camp nya tak jauh dari sini banyak bikin lubang dipegunungan ini yg akhirnya (mungkin) saking dalamnya dekat dengan magma Gn.Pinatubo....katanya lagi (gosip kali ya) mungkin bom Amerika disimpan dilubang tersebut dan meledak maka...marahlah si Gn.Pinatubo....berjuta kubik lahar dimuntahkan dan kini pasir dari lahar tersebut dibikin membangun apapun . Bekas lahar tersebut masih bisa dilihat kalau kita tour/jalan2 disekitar wilayah Clark.
Karena Gn.Pinatubo meletus maka hengkanglah seluruh tentara Amerika dari kawasan Clark (Apa gak karena Amerika kalah sama Vietnam ya????). Sudahlah gak usah dipikir alasan kenapa Amerika hengkang, yg jelas karena tour gratis ini saya jadi tahu sedikit sejarah Philippina.
Kembali soal jalan-jalan minggu ini di San fernando, Pampanga...saya mau melanjutkan keliling mall. Gak terasa sudah sejam nulis diinternet....lain kali disambung deh.

Senin, Juni 23, 2008

Kota tanpa Masjid


Ini pengalaman kedua ke San fernando city of Pampanga, daerah Luzon utara. Kota ini benar2 tidak nyaman bagi muslim seperti saya. Tak ada masjid apalagi musholah jadi jangan harap bisa sholat jumat. kalau mau harus ke Manila...tidak mudah memang tapi karena jadi musafir yg serba terbatas gak ada fasilitas kesana dan gak tahu caranya ya terpaksa beberapa Jum'at lewat begitu saja.
Masalah kedua, sebagian besar makanan mereka mengandung babi....jadi harus pinter2 memilih menu makan. Kalau tidak ya puasa dulu sambil mencari menu yg cocok. Tapi itu bukan berarti tak ada pilihan. Beberapa mall seperti SM Mall Pampanga dan Robinson cukup memberi pilihan walau tetap harus pinter2 memilih makanan. dan yg masih tanda tanya makanan yg non babi tersebut apakah benar2 bebas dari minyak babi atau sebangsanya. karena mereka memasaknya pasti campur. yah......harus sabar,itu semua karena tugas dari kantor...never mind.
Yang ketiga, ini enak2 gak enak......banyak cewek cakepnya men. banyak bar dan disco....kalau perginya sendiri mungkin masih bisa jadi orang alim,tapi kalau banyak bolonya..susah juga. akhirnya harus nyemplung juga ketempat gituan. untung minuman masih ada pilihan Coke jadi walau yang lain nge-bir saya masih bisa menikmati manisnya Coke dan manisnya cewek yg menari striptase...waduh ini dosa yg gak bisa ditolak (dasar laki....kata mbak SS).

Terakhir, saat Manila diterjang topan Frank tgl 22 Juni kemarin...sempat juga seharian terkurung dikamar hotel. maklum diluar hujan lebat dengan angin kencang. Dan hanya bisa berdoa jangan sampai peristiwa mirip tsunami menimpa kami yg di Pampanga..kasihan dong anak istriku.
Ketika menulis ini, nasib masih menggantung entah kapan bisa pulang ke Jakarta schedule belum jelas....maklum customernya kaya jadi nggak itungan. stay kapanpun tetap mereka yang bayar. Tapi jauh di ujung sana dikota Tangerang pasti keluarga sudah menunggu.(JA)